“GIDI MISSION MOVEMENT (PERGERAKAN MISSI GIDI)“

LANDASAN OPERASIONAL

“Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.” Matius 28:19-20

 

 

“Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.” Kisah Para Rasul 1:8

 

“Ya kami hidup, supaya kami dapat memberitakan Injil di daerah-daerah yang lebih jauh dari pada daerah kamu dan tidak bermegah atas hasil-hasil yang dicapai orang lain di daerah yang dipatok untuk mereka.”2Kor.10: 16

Missi GIDI

Meneruskan Amanat Agung Tuhan Yesus Kristus dengan “Memberitakan Injil keseluruh dunia, yang dimulai dari Yerusalem sampai ke ujung bumi. Dan kalau bisa kembali ke Yerusalem!”

VISI GIDI

“Menjadikan setiap orang dari berbagai suku, bangsa, bahasa, kaum dan jenis kelamin menjadi pengikut Yesus Kristus. Dan ingin menyaksikan mereka berdiri di hadapan taktha Yesus Kristus.” (Genesis 11:9 to Revelation 7:9)

A. KILAS BALIK PERGERAKAN AWAL GIDI

  1. Awal pergerakan Injil di daerah pelayanan GIDI bergerak begitu cepat, oleh karena respons dari anak-anak koteka. Mereka telah menyerahkan diri bersama-sama dengan orang-orang kulit putih pergi ke berbagai suku dan daerah di seluruh pegunungan tengah Papua hanya dengan bermodalkan iman dan keberanian.
  2. Jemaat-jemaat yang bertobat dari hasil pemberitaan Injil itu juga digerakkan oleh Allah Roh Kudus sehingga dengan sukarela memberi dan mempersembahkan apa saja yang dimilikinya untuk mendukung pemberitaan Injil.
  3. Masing-masing jemaat, daerah, Klasis dan Wilayah menjadikan program Penginjilan adalah kebutuhan utama dan mendesak sehingga mengutus penginjil, mendoakan dan mendukung penginjilan itu terus-menerus sampai dengan sekarang.
  4. Hasilnya ternyata: Gereja Injili Di Indonesia adalah salah satu organisasi gereja nasional di Papua yang menerima banyak missionaris asing dari berbagai Negara.
  5. Orang-orang di Papua yang tergabung dalam gereja GIDI adalah anak-anak dan cucu-cucu missionaries.
  6. Kelahiran dan berdirinya Gereja Injili Di Indonesia yang berlandaskan Kisah Rasul 1:8 dan Matius 28:19-20 adalah merupakan sifat, gaya dan jiwa seluruh warga Gereja Injili Di Indonesia.
  7. Sejak berdirinya gereja GIDI nama organisasinya selalu mengalami perubahan yang disesuaikan dengan perkembangan pelayanan yang dilakukannya.
  8. Periode 1950-1960 adalah masa perintisan Injil di pedalaman Papua oleh bapak-bapak Missionaris. Dan Periode 1960-1980 adalah masa perkembangan Injil yang dilakukan oleh para missionaries dengan melibatkan orang pribumi, dengan mengutus sejumlah perempuan dan laki-laki yang berkaki telanjang ke berbagai tempat di daerah pegunungan Papua.
  9. Sidang Raya Sinode GIDI tahun 1983 dan tahun 1988 merupakan titik ketiga GIDI untuk mengirim sejumlah missionaries orang asli Papua ke berbagai pulau dan suku di Indonesia sampai dengan sekarang.
  10. Sidang Raya ke-16 Sinode Gereja Injili Di Indonesia tahun 2003 adalah titik berikut dimana GIDI sudah mulai membicarakan untuk mengirim missionaris ke luar negeri. (Khusus dengan pemanahan balon yang dilakukan oleh alm. Yakobus Salosa pada acara pembukaan Sidang Raya tersebut.
  11. Tahun 2004 GIDI mulai membuka jalur komunikasi dengan ECPNG di Papua New Guinea dan hasilnya pada tanggal 17 September 2006 diadakan Perjanjian Kerjasama GIDI dan ECPNG untuk saling menerima dan mengirim Missionaris ke dua Negara. Yang disebut juga Perjanjian Gerehu.
  12. Selanjutnya Tanggal 20 November 2006 dibuka kesempatan untuk melihat kemungkinan mengutus missionaris ke Jerusalem ditengah bangsa Yahudi. Untuk itu telah diadakan Perjanjian Kerjasama dengan Christ Church di Jerusalem yang disebut Perjanjian Sion.
  13. Tanggal 15-22 Agustus 2007 telah diadakan pertemuan awal dengan pimpinan Aborigini Australia.
  14. Sementara itu respon terhadap adalah 14 daerah yang belum dijangkau di Papua juga telah ditanggapi oleh GIDI dengan membuka sejumlah daerah dan suku di Papua.

Melihat semua tahapan yang terjadi diatas, walaupun tanpa sesuatu perencanaan yang rapih dan tertulis serta tanpa sadar ternyata Gereja Injili Di Indonesia telah menjadi Gereja yang berwawasan Global.

Satu Tanggapan to ““GIDI MISSION MOVEMENT (PERGERAKAN MISSI GIDI)“”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: